Tipe - Tipe Data Pada Pemograman

Posted by Rahmat on August 01, 2019

1. Integer

Tipe data integer adalah tipe data yang berguna untuk menyimpan bilangan bulat, bukan desimal. Sebagai contoh (1),(2),(3),(4),(5),(-1),(-2),(-3),(-4) dan lain-lain. Tipe data ini memiliki range antara -2,147,483,648 sampai dengan +2,147,483,648 platform 32bit. Namun bila terdapat data diluar jangkauan tersebut, maka secara otomatis PHP akan mengkonversikannya ke dalam tipe data Floating Point. Integer merupakan Tipe Data yang berisikan bilangan bulat negatif dan positif atautanpa ada nilai pecahan. Tipe ini juga dapat dinyatakan dalam bentuk oktal (berbasis 8), desimal (berbasis 10), heksadesimal (berbasis 16).

2. Double Floating

Tipe data floating point numbers biasa juga disebut dengan “double”, ” float” atau “real” adalah tipe data yang berguna untuk menyimpan bilangan desimal. Sebagai contoh (0.1),(1.3),(1.7),(1.8),(9.7),(2.4) dan lain-lain.

3. Boolean Tipe Data ini adalah tipe data yang paling sederhana. Hanya berupa true atau false. Cara memasukan ke dalam variabel adalah dengan memberikan nilai true atau falsepada variabel tersebut. Penulisannya tidak dipengaruhi penggunaan huruf besar atau kecil. Setiap Tipe Data dalam PHP mempunyai Boolean untuk melakukan Seleksi Kondisi. dan Tipe Data tersebut akan memberikan nilai true atau false pada seleksi kondisi tersebut. ·Pada Variabel yang bertipe Data integer=0 (nol) mempunyai boolean false, selain itu true. ·Pada Variabel yang bertipe Data float=0.0 (nol) mempunyai boolean false, selain itu true. ·Pada Tipe Data string yang kosong, dan string="0" mempunyai boolean false, selain itu true. ·Array yang tidak mempunyai element mempunyai boolean false, selain itu true. ·Objek yang tidak mempunyai member mempunyai boolean false, selain itu true. ·Tipe NULL dan Variabel yang belum terisi mempunyai boolean false.

4. String

String adalah sebuah tipe data yang terdiri dari kata, bisa berupa kata tunggal maupun kalimat. Penulisan string harus diapit oleh tanda petik, baik petik tunggal(‘ ‘) maupun petik ganda (” “)

Perbedaan antara petik ganda dan petik tunggal adalah, ketika kita menggunakan petik tunggal maka variabel tidak akan terbaca nilainya. Beda halnya dengan penggunaan petik genap yang akan membaca nilai dari suatu variabel.

Jika string yang tertutup dalam tanda kutip ganda (” “), PHP akan menafsirkan escape sequence lebih untuk karakter khusus. Maka penulisan untuk karakter khusus tersebut harus ditambahkan slash didepan karakter tersebut.

5. Objek

Tipe data object dibuat dengan tujuan agar para programmer terbiasa dengan OOP. Tipe data object bisa berupa bilangan, variabel atau fungsi. Data ini dapat dimasukkan ke dalam kode program sehingga meringkas beberapa fungsi dan memperkecil ukuran file. Agar lebih mudah dapat menggunakan variabel dengan nilai string :

6. Array

Array atau Larik merupakan Tipe Compound Primitif, terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lain. Tipe data array digunakan untuk menyimpan banyak data dalam satu variabel. Jenis array dalam php ada 3 (tiga) macam yakni :

· Numeric Array

Pada contoh numeric array diatas dapat disimpulkan bahwa pemanggilan data array tersebut menggunakan angka, angka dimulai dari 0 sampai jumlah data yang dimasukkan. $hari[0] adalah pemanggilan untuk data pertama, $hari[1] adalah pemanggilan untuk data kedua dan seterusnya.

· Associative Array

Pada contoh associative array diatas dapat disimpulkan bahwa pemanggilan data array tersebut menggunakan string yang ditentukan oleh kita, dengan kata lain pemanggilan menggunakan angka kita ganti menjadi string yang kita inginkan. Multidimensional Array Pengertian multidimension array adalah array didalam array. Pemanggilan array ini bisa menggunakan numeric array maupun associative array. $makan[0]["pagi"] dapat diartikan sebagai menampilkan nilai array pertama dan array pagi dari variabel makan, $makan["senin"]["pagi"] dapat diartikan sebagai menampilkan nilai array senin dan array pagi dari variabel makan.

7. Null

NULL adalah Tipe Data yang tidak memuat apapun. Setiap Variabel yang diset menjadi Tipe Data NULL ini akan menjadikan Variabel tersebut kosong, seperti dalam penggunaan fungsi unset(). Cara untuk menset Variabel menjadi NULL adalah dengan memasukan nilai NULL pada variabel yang dimaksud seperti pada

8. Resources

Tipe Data Spesial yang satu ini di khususkan untuk menyimpan resource, sumber atau alamat. Variabel tersebut hanya dapat diciptakan oleh suatu fungsi khusus yang mengembalikan nilai berupa resource seperti penggunaan fungsi fopen, opendir, mysql_connect, mysql_query dan semacamnya.

sifat-sifat dari masing-masing tipe data

Tipe Data Integer

Tipe ini merupakan tipe bilangan bulat.

Tipe Data Float

Tipe ini merupakan tipe bilangan real.

Tipe Data String

String merupakan kumpulan karakter.

Tipe Data Array

Array adalah sebuah data yang mengandung satu atau lebih data, dan dapat diindex berdasarkan numerik maupun string.

KARAKTER KHUSUS

\n : Linefeed / baris baru

\r : Cariagge return / enter (13)

\t : Tab Horizontal

\\ : Backslash

\$ : Tanda dollar;

\” : Petik ganda;

Tipe Data Boolean

Bernilai true atau false.

Penamaan Variabel

Untuk mendeklarasi sebuah variable, kita harus memberikan sebuah nama, dikenal juga sebagai identifier. Ada beberapa peraturan yang harus diikuti untuk menciptakan identifier yang sah.

- Identifier dapat berupa angka,huruf, dan garis bawah (underscores).

- Identifier tidak dapat dimulai dengan angka.

- Identifier tidak boleh dari Keyword dalam bahasa C (seperti break, continue dsb); Untuk membuat nama variabel yang baik ada tips yang dapat dilakukan.

-Memilih nama yang deskriptif. Nama variabel haruslah jelas untuk programmer lain yang membaca source code kita.

- Harus konsisten Gaya penulisan mempengaruhi kita dalam membaca kode jadi kita harus konsisten terhadap nama variabel yang kita buat, sebagai contoh ada 2 macam penulisan variabel, penulisan variabel suku_bunga atau sukuBunga. Dokumentasi kode lebih baik jika kita konsisten dalam gaya penulisan.

- Ikuti tradisi dalam berbahasa Tata cara penamaan dalam sebagian besar bahasa memiliki aturan nama variabel dimulai dengan huruf kecil juga menghindari pemakaian garis bawah sebagai karakter pertama pada nama variabel. Nama yang dimulai dengan garis bawah haruslah mempunyai makna yang special

- Awasi Penjang dari Nama Variabel Meskipun dalam penamaan variabel haruslah deskriptif, namun ada nama yang sulit untuk dibaca juga bisa mengakibatkan kesalahan dari proses pengetikan. Nama yang terlalu panjang bisa menjadi tidak efisien jadi batasi nama variabel kita paling banyak 15 karakter.